Back to Articles
EDUCATION

Jock Itch: Ketika Gatal Berkobar di Area yang Tak Pernah Dibicarakan

Jock itch adalah infeksi jamur di selangkangan yang menyebabkan gatal dan ruam, umum terjadi pada pria yang berkeringat dan punya lipatan kulit lembap.

January 8, 2026
3 min read
17 views
Jock Itch: Ketika Gatal Berkobar di Area yang Tak Pernah Dibicarakan
Kenapa sensasi gatal di selangkangan lebih dari sekadar rasa tidak nyaman biasa.

Gatal di area tubuh terkesan seperti bisikan kecil yang bisa kita abaikan. Namun, ketika gatal itu datang dari selangkangan—tempat yang tertutup, hangat, dan sering berkeringat—sensasinya menjadi sesuatu yang susah diacuhkan. Bukan hanya sekadar ‘rasa gatal biasa’, kondisi ini kerap disebut jock itch, atau dalam istilah medis tinea cruris—infeksi jamur yang berkembang di lipatan kulit yang lembap. 

Jock itch termasuk salah satu reaksi kulit yang paling sering dialami pria, terutama mereka yang aktif bergerak atau berkeringat banyak. Perasaan gatalnya tidak hanya mengganggu, tetapi juga membuat kita merasa seperti punya ‘musuh kecil’ yang tinggal di area yang paling pribadi sekaligus paling sering kita abaikan.

Dilansir dari Mayo Clinic, jock itch terjadi karena jamur yang tumbuh subur di tempat yang hangat dan lembap seperti selangkangan dan paha bagian dalam. Jamur jenis ini sama yang sering menyebabkan athlete’s foot—infeksi jamur pada kaki yang umum terjadi pada atlet atau mereka yang banyak berkeringat. 


Penyebab Gatal di Area ‘Itu’
Seorang ahli kulit di Cleveland Clinic menjelaskan bahwa area tubuh yang sering bersentuhan dengan pakaian yang terlalu ketat atau tidak menyerap keringat menciptakan lingkungan ideal bagi jamur itu untuk berkembang. Gatal, ruam berbentuk cincin, dan kulit yang mengelupas adalah ciri khas infeksi ini. 

Dan meskipun nama jock itch terdengar seperti istilah ringan, pengalaman tubuh yang menghadapinya jauh dari ringan. Rasa gatal bisa terasa seperti bisikan kecil di awal, tetapi cepat berubah menjadi dorongan terus-menerus untuk menggaruk. Pada banyak pria, sensasi ini muncul tanpa tanda awal yang jelas—bukan luka, bukan panas tajam, tetapi sesuatu yang terus-menerus mengusik pikiran saat kita duduk, berjalan, atau berpakaian rapat.

Secara biologis, jamur penyebab jock itch menyukai kondisi yang sering terjadi pada pria: kelembapan tinggi + suhu hangat + gesekan kulit. Ini sebabnya kondisi ini banyak muncul setelah olahraga, kerja berat, atau aktivitas lain yang memicu keringat. 

Lebih jauh lagi, kondisi ini juga bisa menyebar dari area kulit lain yang terinfeksi jamur. Misalnya, jamur yang aktif di kaki [athlete’s foot] dapat berpindah ke selangkangan melalui tangan, pakaian, atau handuk yang tidak bersih. 


Mengapa Jarang Dibicarakan?
Bukan hanya soal gatal yang mengusik perasaan nyaman. Pada beberapa kasus, kulit di sekitar area tersebut bisa berubah warna, menjadi bersisik, atau bahkan terasa panas dan sedikit perih. Hanya karena gatalnya tidak selalu berdampak besar, bukan berarti gejala ini pantas diabaikan begitu saja.

Dan inilah hal yang sering luput dari pembicaraan: gatal seperti ini bukan refleksi dari ‘kebersihan yang buruk’ atau sesuatu yang memalukan. Ini adalah reaksi biologis terhadap lingkungan kulit yang berubah—lingkungan yang kita sendiri ciptakan lewat aktivitas sehari-hari. Tubuh berbicara lewat sensasi itu karena ia berusaha memberitahu kita bahwa sesuatu sedang berbeda di dalamnya.

Dalam budaya yang mencoba menghindari topik area intim, kondisi seperti jock itch sering disimpan sendiri oleh banyak pria. Mereka menahan rasa gatal, berharap itu hilang, atau menutupinya dengan percaya diri palsu. Padahal, memahami kondisi ini adalah langkah awal untuk menghargai sinyal tubuh sendiri—bahwa gatal bukan hanya gangguan kecil, tapi komunikasi tubuh yang patut didengar. [][Vikalena Lasmoskwa/DRM]

Penulisan artikel ini dibantu riset AI dan telah melewati kurasi Redaksi
Tags: #kesehatan pria #jock itch #gatal selangkangan #infeksi jamur #dermatologi
Continue Reading

RELATED ARTICLES